ANALISIS
PERTANDINGAN SEPAK BOLA
Liga Champions: PSG 1-2 Real Madrid
Ketidaktenangan PSG Dihukum Real
Madrid
Lucas Aditya – detikSport

Jakarta - Paris Saint-Germain akhirnya
tersingkir dari ajang Liga Champions. PSG yang bermain kurang tenang, mendapat
hukuman dari Real Madrid.
Saat menjalani pertandingan leg II babak 16
besar Liga Champions di Parc des Princes, Rabu (7/3/2018) dinihari WIB, Les
Parisiens kalah dengan skor akhir 1-
2. Cristiano Ronaldo dan Casemiro menjadi pembobol gawang tim asuhan
Unai Emery. PSG sekali membalas lewat Edinson Cavani.
Jalannya
pertandingan antara PSG vs Madrid berlangsung seimbang. Madrid, yang sudah
mempunyai keunggulan agregrat, bermain lebih lepas hingga bisa lebih banyak
mengancam dan memanfaatkan peluang yang didapatkan.

Edinson
Cavani Tak Sesuai Ekspektasi
Bermain tanpa Neymar, PSG memasukkan Angel
Di Maria sebagai pengganti. Dia menemani Cavani dan Kylian Mbappe di pos tiga
pemain depan PSG.
PSG mempunyai beban berat sebab harus
memetik kemenangan dengan margin tiga gol untuk lolos langsung. Oleh karena
itu, wajar kalau mereka menjadi bermain kurang tenang.
Whoscored mencatat bahwa mereka 25 kali
kehilangan bola sepanjang 90 menit. Sementara itu, Madrid cuma tujuh kali
penguasaan bola mereka berhasil direbut lawan. Cavani yang paling sering,
sepanjang pertandingan sebanyak enam kali.

Baik Di Maria atau Mbappe sering
terlambat mengambil keputusan untuk melakukan operan akhir di final third
permainan lawan.
Di Maria cuma sukses dua kali mengirimkan
umpan silang dari 15 kali percobaan. Sementara itu, Mbappe dua kali melepaskan
umpan silang, tak ada yang berhasil.
Dukungan kurang optimal dari dua rekannya
membuat Cavani tak bisa bermain maksimal. Di babak pertama, dia cuma sembilan
kali melakukan sentuhan. Cuma ada dua kali sentuhan yang dilakukan oleh pemain
asal Uruguay itu di dalam kotak penalti lawan.
PSG yang terburu-buru, gagal memberi
ancaman untuk Madrid. Alih-alih mengejar defisit gol, mereka cuma melepaskan
tiga tembakan di babak pertama. Torehan itu merupakan yang terendah di ajang
Liga Champions sejak bulan Oktober 2015.
Puncak ketidaktenangan tim tuan rumah
hadir di menit ke-66. Marco Verratti mendapat kartu kuning kedua, hingga tim
asal ibukota Prancis itu bermain dengan 10 orang. Mereka sudah ketinggalan 0-1
saat itu.
Solidnya
Lini Tengah Madrid
Lini tengah Madrid tampil prima di
pertandingan melawan PSG. Kuartet Lucas Vazquez, Casemiro, Mateo Kovacic, dan
Marco Asensio bisa menjalankan tugasnya dengan baik.
Penguasaan bola dalam laga itu memang
imbang, 50 persen untuk kedua tim. Tapi, Madrid lebih banyak melakukan
percobaan.
Ada 22 tembakan di sepanjang pertandingan.
Ada 16 dihasilkan lewat open play, empat lewat situasi bola mati, dua lainnya
lewat serangan balik.
Sementara itu, PSG mampu delapan kali
melakukan ancaman. Empat melalui open play, separuhnya lewat set piece.

Casimero menjadi pemain tengah Madrid yang
paling menonjol di laga melawan PSG. Dia mencatatkan 56 operan sukses dari 57
kali percobaan, sukses melakukan 4 tekel dari lima kali percobaan, juga
mencetak satu gol hasil dari sekali percobaan.
Sebagai tandem Casemiro, Kovacic juga tak
kalah oke. Ada empat tekel sukses hasil dari enam percobaan, dia juga dua kali
melakukan intersep penting.
Solid di lini tengah, sisi sayap Madrid
juga tampil oke. Kejelian Lucas Vazquez di menit ke-51 menjadi buktinya.
Crossing yang dilepaskan Vazquez, berbuah gol Ronaldo dengan sundulan. Dia pun
membukukan assist kedelapan di sepanjang 2018.
Di sisi kiri, Asensio juga tak kalah
ciamik. Dia juga aktif membantu sisi kiri pertahanan, ada dua tekel sukses yang
dibukukan dan sekali intersep. Satu tendangan pemian nomor punggung 20 itu pada
menit ke-69 juga nyaris membuahkan gol untuk Madrid, sial baginya karena cuma
menerpa tiang.
untuk
mengejar defisit gol. PSG pun harus mengejar empat gol agar bisa lolos langsung
ke babak perempatfinal.

PSG sempat menyamakan kedudukan lewat gol
Cavani di menit ke-71. Sundulan sambil menjatuhkan diri Javier Pastore memantul
pada Casemiro. Bola rebound memantul ke Cavani, lalu masuk ke gawang Madrid.
Tim asuhan Zinedine Zidane itu memastikan
kemenangan lewat Casemiro pada menit ke-80. Umpan Gareth Bale dibelokkan
Ronaldo ke arah Casemiro, lalu ditendang ke arah gawang. Sempat membentur ke
badan pemain PSG, bolanya masuk ke gawang.
Ronaldo melepaskan sebanyak empat kali
tembakan di sepanjang pertandingan, satu on target, satu menerpa tiang.
Kematangan Madrid dan Ronaldo menjadi pembeda dalam laga leg II babak 16 besar
Liga Champions kali ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar